Current visitor: 1  




   PENGUMUMAN
Updated on  6/30/2008 12:50:21 PM   

mohon sebar luaskan kepada kalangan katolik / simpatisan lainnya

WARTA KKI

Kontak:
Koordinator: Angelina Sutjiawan
Diakon Tetap: Antonius Pancha Anugerah

Paroki: 404-261-7181 x 4
(bahasa Indonesia)

AAnugerah@olachurch.org

___________________________

 

Ikut mendoakan dalam intensi doa / misa bagi Arwah Yoseph Anugerah

Archbishop Wilton Gregory

Deacon Dennis Donner - Chancellor

 

Misa 15 & 22 Juni, 1:30pm - KKI - OLA Church, Atlanta, GA

Misa 15 Juni, 11am - Our Lady of the Assumption Church, Atlanta, GA

Misa 17 Juni, 12 siang - St. Anthony of Padua Church, Atlanta, GA

Misa 24 Juni, 10am - Sacred Heart Church, Milledgeville, GA

Misa 22 Juli, 7am - St. Patrick's Church, Norcross, GA

Misa 18 Agustus, 9:300am - Our Lady of Mountains Church, Jasper, GA

 

"Tiada seorangpun diantara kita yang hidup untuk dirinya sendiri, dan tidak ada seorangpun yang mati untuk dirinya sendiri. Sebab untuk itulah Kristus telah mati dan hidup kembali, supaya Ia menjadi Tuhan, baik atas orang mati maupun atas orang hidup." - Rm.14:7

 

"Sebab jika kita tidak menaruh harapan bahwa orang-orang yang gugur itu akan bangkit, maka percuma dan hampalah mendoakan orang mati. Darisebab itu maka disuruhnyalah mengadakan korban saleh untuk semua orang yang sudah mati, supaya mereka dilepaskan dari dosa mereka." - 2Makabe 12:44

 

___________________________

 

Yoseph Reginal Harat Anugerah (Reksi), 51 tahun.
Meninggal: Kamis, 12 Juni 2008, jam 11:30am
Kremasi jam 3:30pm.

Misa Arwah (dengan Abu Jenazah)
Sabtu, 28 Juni 2008, jam 10 am
Gereja KKI-Atlanta
Our Lady of the Assumption Catholic Church
1350 Hearst Dr.
Atlanta, GA 30319


Dilanjutkan dengan Pemakaman Abu

dan Resepsi
White Chapel Cemetery
Pleasant Hill Road (@ I-85)

Rasa berkabung dan simpati bisa disampaikan secara pribadi atau dikirimkan ke alamat:
Christia Anugerah

405 Longcross Ct., Suwanee, GA 30024


Keluarga yang berkabung:
Istri: Christia Anugerah
Putri: Agatha (27), Renata (25), Raisa (19).
Saudara/i: Sonja, Vera, (Reksi +), Aris, Pancha, Mutiara, Rubina, Ina, Noura.
Keluarga lainnya: Januari, Khin, Frans(Sonny, Jackson, Briana), Arpa (Ariana, Aaron), Yesica (Audrey), Budi (Christian), Musriadi (Dillon, Kiki, Livia), Eddy (Isabella), Louis (Luvlan, Laura Lai, Leila).


Terimakasih atas segala perhatian dan kasihnya selama masa-masa sulit ini baik dalam ujud doa, kunjungan, pendampingan, maupun kelonggaran waktu pribadi yang diberikan.

Berikut sedikit kisah, apa yang terjadi kepada Reksi:
Kurang lebih dua minggu sebelum Jumat, 7 juni, Reksi telah sering mengeluh sakit kepala.
Dia pergi ke dokter dan diberi antibiotik untuk menyembuhkan sinusitis nya tapi disarankan untuk pemeriksaan lebih lanjut karena diperkirakan ada sedikit kelainan di bagian kepala (otak). Pada hari Jum'at pagi (subuh) sewaktu dia kerja antar koran (yang telah dilakukannya selama 15 tahun), rupanya dia merasa pusing dan berhenti didepan rumah orang, yang menelpon polisi karena curiga. Polisi datang dan mengirim dia ke rumah sakit Gwinnett Medical Center di Lawrenville. Sesampainya di rumah sakit, dia masih sempat menelpon istrinya. Christia segera datang ke rumah sakit dan masih sempat berbicara dengan dia, sebelum dibawa pergi oleh para perawat untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam proses pemeriksaan medis tersebut dia harus di bius. Sabtu pagi, sedasi (bius) tidak diberikan lagi dan dia diharapkan untuk sadar kembali. Tapi ternyata dia tidak pernah sadar kembali. Pada awalnya dokter mengira dia terkena Meningitis (virus / bakteri yang menyerang membran otak) dan mengakibatkan serangan jantung (strokes). Tetapi hari Sabtu siang dokter menyatakan: bukan Meningitis. Sementara itu, serangan-serangan jantung masih berlangsung semakin banyak dan semakin menyerang saraf-saraf otaknya.
Pada hari Senin, tim Medis menyatakan bahwa keadaan Reksi semakin memburuk dan kondisi otaknya sangat rusak (tidak lagi berfungsi) dan tidak dapat dipulihkan kembali. Pernapasannya semakin tergantung pada bantuan mesin hingga akhirnya hampir 100%.
Dokter menawarkan untuk melepas semua bantuan mesin yang menunjang hidup jasmaninya (extra-ordinary life support) dan membiarkan jasad Reksi meninggal secara alami. Setelah berkonsultasi dengan Louis Lee (ipar, medical doctor), romo Lukas Batmolin, SVD (yang sedang hadir untuk misa KKI minggu itu), saudara-saudari Reksi serta para kerabat lainnya - baik secara medis, emosional, dan spiritual (iman katolik) maka Christia dan ketiga putrinya memutuskan untuk melepas Reksi secara alami.

Sakramen Perminyakan (Romo Lukas) dan doa-doa harapan untuk kesembuhan dan kedamaian telah diberikan dengan begitu indah.

Pelepasan Arwah dilaksanakan pagi ini, Kamis 12 Juni jam 10 pagi dengan dihadiri oleh Pastor OLA - Fr. Jim Duffy SM, keluarga, dan berapa sahabat.

Reksi meninggal dengan damai diiringi doa, nyanyian, dan kerelaan hati yang penuh iman harapan akan kebahagian hidup abadi bersama Santo Yoseph, Bunda Maria, para Kudus dan Malaikat dalam kerajaan Allah yang maharahim.

Sekali lagi, atas nama keluarga besar Anugerah, saya mengucapkan banyak-banyak terimakasih atas segala curahan kasih yang telah diujudkan dalam saat-saat yang sangat sulit ini. Secara pribadi iman saya diperkarya oleh pengalaman ini, baik sebagai saudara dan juga sebagai seorang diakon; dimana iman (Katolik), emosi, dan akal (praktis) saya diuji untuk menerima kenyataan hidup dan rencana Allah.
Kelak, pada saatnya saya akan membagikan pengalaman ini, tapi untuk saat ini ijinkanlah saya memohon untuk tetap mendoakan dan dukungan (termasuk kelonggaran waktu untuk berkabung), terutama bagi Christia, Agatha, Renata, dan Raisa supaya mereka tetap tabah melanjutkan kehidupan didunia ini.

Akhirnya: hanya Kemuliaan Allah Bapa, Putera, dan Roh Kudus lah yang terpancar dari semuanya ini. Amin.

Atas nama keluarga besar Anugerah
Salam Damai Kristus,
Diakon Pancha Anugerah

________________________________

 

 

KATEKESIS

Mohon partisipasi dan doa bagi para Katekumen, agar mereka tekun dan

 bersemangat dalam mencapai keselamatan abadi

didalam iman Gereja Katolik.

Bagi umat yang telah di Baptis / Krisma dan terpanggil untuk

ikut membina Pelajaran Katekesis atau menjadi Wali Baptis / Sponsor,

mohon hubungi Pancha Anugerah.

 

 

  Tuna Wisma

bila anda terpanggil untuk terlibat dalam pelayanan ini,

silahkan klik link berikut:

http://www.olachurch.org/involved/night_shelter.htm

 

atau hubungi Pancha Anugerah


-------------------------------------------------

 

BAPTIS BAYI
Hubungi Sri Wulandari / Hindra Santoso / Pancha Anugerah


SAKRAMEN TOBAT / REKONSILIASI
Setiap hari minggu Misa (waktu ada romo) jam 12:30pm—sebelum misa.
hubungi Pancha Anugerah

“Aku Percaya akan Gereja yang Satu, Kudus, Katolik, dan Apostolik”
Renungan: Yohanes 10

Emergency / Darurat

678-851-4650

Umat di himbau untuk berpartisipasi secara aktif dalam semua kegiatan gereja


 


 

 

 

 


Info Pekerjaan
Iklan / E-Kios
Kembali ke atas